Desain Sistem Otomasi

Desain Sistem Otomasi

Desain otomasi tuguss

Dunia industri otomasi saat ini telah berkembang sangat maju, baik otomasi untuk industri maupun otomasi untuk robotika. Karena kemajuan industri otomasi ini maka semakin banyak dibutuhkan tenaga-tenaga ahli di bidang sistem otomasi, baik sebagai ahli mekanik otomasi atau elektronik otomasi.

Untuk menjembatani kebutuhan akan tenaga ahli di bidang otomasi kini semakin banyak perguruan tinggi yang membuka jurusan automation dan robotika atau juga populer dengan jurusan mekatronika.

Selain lembaga pendidikan tinggi, banyak juga lembaga-lembaga pendidikan informal dan pusat pelatihan yang membuka pelatihan keahlian otomasi dan robotika. Dengan memiliki keahlian di bidang otomasi dan robotika lulusan perguruan tinggi atau pusat pelatihan bisa memiliki karir di industri yang membutuhkan otomasi produksi.

Jenis sistem otomasi dapat dikelompokkan menjadi empat kelompok, yaitu:

  1. Numerical Controlled Machine Tools yang dikenal dengan NC atau CNC.
  2. Programmable Controller yang biasa disebut PC atau PLC.
  3. Automatic Storage and Retrieval System atau AS/RS.
  4. Robotics Flexible Manufacturing Systems atau FMS

Dalam mendesain sistem otomasi cara kerjanya adalah sebagai berikut:

  1. Sistem mekanisasi dari sistem otomasi yang merupakan susunan operasi yang akan bekerja pada suatu material tertentu. Jika semua peralatan bagus, dan material tidak bervariasi, maka produk akan sesuai dengan yang dikehendaki.
  2. Pengendali Otomatis Produk diinspeksi secara otomatis, informasi diproses untuk melakukan pengaturan
  3. Konsep otomasi adalah meniru manusia, sensing, thinking, decision making

 

Untuk desain mekanik sistem otomasi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Desain produk harus memungkinkan untuk diproduksi dan dirakit.
  • Komponen/produk memungkinkan untuk: diubah orientasi, reposisi, ataupun dirakit.
  • Pembuatan komponen/produk harus diperhatikan:
  1. Kesimetrian

Kesimetrian part akan memudahkan untuk otomasi. Kesimetrian terkadang membuat otomasi menjadi sulit dilakukan.

  1. Parts tangling

Pegas: diperlukan tindakan untuk mengeliminasi bagian-bagian dari pegas yang dapat membuat kelompok pegas menjadi kusut.

  1. Desain untuk feeding

Proses feeding: Sistem track, biasanya menggunakan vibrasi ataupun gravitasi atau gaya lain untuk memindahkan satu keping part dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

  1. Desain untuk pengarahan suatu part yang akan dimasukkan ke suatu lubang
  2. Pengencang, Semakin banyak baut dan pengencang menyulitkan untuk otomasi.

 

Untuk menghasilkan sebuah sistem automasi yang bekerja dengan baik seperti persyaratan yang telah disebutkan diatas, diperlukan desain mekanik otomasi yang lebih populer dengan Mechanical Design Automation (MDA). Desain mekanik otomasi ini bisa dibuat dengan menggunakan software Computer-Aided Drafting (CAD), ini adalah sebuah software komputer yang bisa dipakai untuk mendesain mekanik atau technical drawing dari sebuah sistem otomasi.

CAD adalah software untuk desain mekanik yang menggunakan desain grafis berbasis vektor untuk menggambarkan sebuah obyek mekanik dan dapat menghasilkan grafis raster yang bisa menunjukkan tampilan keseluruhan dari obyek yang dirancang.

===

Anda memerlukan jasa desain sistem otomasi industri?
Contact PT Tugu Sena Sinergi 

By Deny Rifai

Yuk Bagikan

Sejarah dan Manfaat PLC

Sejarah dan Manfaat PLC

pls schneider

Sebelum ditemukannya teknologi PLC, sistem kontrol, sequencing pada industri otomotif mereka menggunakan teknologi relay, timer cam, drum sequencer dan kontrol loop tertutup. Dengan teknologi lama diperlukan komponen yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan untuk satu sistem kontrol di industri manufaktur. Sehingga saat terjadi perbaikan atau memperbaharui proses diperlukan komponen pengganti dan waktu yang lama untuk memperbaikinya.

Pada tahun 1968 GM Hydra-Matic yang merupakan Divisi Transmisi Otomatis dari General Motors mengeluarkan proposal untuk memperbaharui sistem elektronik pada sistem programming hardwired relaynya, sesuai dengan proposl yang ditulis oleh Edward R Clark. Setelah dilakukan tender akhirnya proposal dari Bedford Associates yang memenangkan tender itu. Dari proyek itu lahir PLC yang pertama dan diberi nama 084 karena proyek ini adalah proyek ke-84 bagi Bedford Associates. Dari proyek ini kemudian Bedford Associates mendirikan perusahaan baru yang bergerak pada pengembangan, manufaktur, penjualan dan melayani produk PLC pertama ini. Perusahaan ini dinamakan MODICON, kependekan dari MOdular DIgital CONtroller. Salah satu orang yang bekerja di MODICON adalah Dirk Morley, yang kemudian disebut sebagai Bapak PLC. Salah satu model pertama 084 dipajang di markas Modicon di North Andover, Massachusetts. Pengguna terbesar PLC adalah industri otomotif.

Pada awalnya PLC didesain untuk menggantikan sistem Logic Relay. PLC ini diprogram dengan pemrograman Ladder Logic, yang sangat mirip dengan skematik diagram relay logic. Sistem pemrograman ini dipilih untuk mengurangi training pada teknisi yang ada saat itu yang sudah terbiasa dengan skematik relay logic. Selain menggunakan relay logic, PLC pertama saat itu juga menggunakan pemrograman Instruction List berbasis Logic Solver.

Tetapi kini PLC modern sudah diprogram dengan berbagai bahasa pemrograman turunan dari Ladder Logic seperti pemrograman BASIC dan C. Metode lain menggunakan State Logic yang merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang didesain untuk program PLC berdasarkan diagram State Transition.

PLC pertama hingga pertengahan tahun 90-an diprogram dengan pemrograman panel atau pemrograman terminal khusus yang umumnya berupa tombol yang menunjukan berbagai fungsi pada program PLC. Tampilan pemrograman terminal untuk element program PLC ditampilkan dalam simbol grafis. Sedangkan karakter ASCII mewakili kontak, koil dan kabel. Program PLC ini disimpan dalam kaset sehingga fasilitas penyimpanan sangat minim karena keterbatasan memori.

PLC modern kini sudah diprogram menggunakan software pada personal komputer yang simbol logic nya sudah dalam bentuk grafik sedang sebelumnya menggunakan simbol karakter. Komputer terhubung ke PLC melalui kabel Ethernet, RS-232, RS-485 atau RS-422. Sehingga pemrograman dan editing bisa dilakukan dari komputer tidak harus ke panel PLC nya. Biasanya software ini juga dilengkapi dengan fungsi debugging dan troubleshooting. Ada juga sistem kontrol yang bisa diprogram, program ini ditransfer dari komputer ke PLC dengan chip yang bisa dilepas seperti EEPROM atau EPROM.

Setelah bertahun-tahun fungsi PLC berkembang untuk mengontrol sekuensial relay, kotrol gerakan, sistem kontrol terdistribusi, kontrol proses hingga kontrol jaringan. Kemampuan PLC kini sudah setara dengan komputer yang berfungsi untuk penanganan dan penyimpanan data, pengolahan daya atau energi dan untuk komunikasi. Untuk di industri berat PLC memiliki kestabilan yang lebih baik dibandingkan dengan komputer, karena komputer tidak dirancang untuk perubahan suhu, kelembaban, dan getaran tinggi di lingkungan industri berat.

===

Anda memerlukan jasa pemrograman PLC?
Contact PT Tugu Sena Sinergi 

By Deny Rifai

Apa itu Otomasi Industri?

Apa itu Otomasi Industri?

control panel tuguss

Automation atau otomasi dalam Bahasa Indonesia adalah kontrol otomatis yang menggunakan sistem kendali atau kontrol yang biasa digunakan untuk mesin, proses produksi di industri, sistem pengukuran dan pengujian, kemudi dan stabilisasi kapal dan pesawat, switching jaringan telepon dan masih banyak lagi. Sistem automation ini bisa benar-benar 100% otomatis atau semi otomatis dimana sebagian masih dengan campur tangan manusia.

Manfaat utama dari sistem otomasi industri / industrial automation adalah menghemat energi, meningkatkan kualitas, akurasi, kepresisian, mengurangi tenaga kerja dan meminimalkan resiko bagi manusia untuk pekerjaan dengan resiko tinggi.

Sistem otomasi industri ini bisa dilakukan dengan berbagai teknologi seperti mekanik, pneumatik, hidrolik, mekatronik, atau kombinasi dari berbagai teknik tersebut. Untuk sistem industri yang kompleks, sistem automation merupakan kombinasi dari teknik automation diatas, contohnya pabrik industri modern, manufaktur pesawat dan kapal. Dan dalam era robotika dan kemajuan komputerisasi sistem automation semakin modern sehingga pekerjaan yang berulang dan rutin bisa ditangani secara otomatis sehingga lebih cepat dan efisien.

Sistem automation biasanya diimplementasikan pada automation manufactur, quality control dan material handling. Pengendali dari sistem otomasi industri adalah dengan programmable logic controller (PLC) dan komputer. Penerapan sistem otomasi di industri sudah menjadi kebutuhan utama untuk efisiensi proses dan energi.