Update Perkembangan Project Kepada Customer, Perlukah?

Sebagai sebuah perusahaan atau vendor yang menyediakan jasa untuk para pelanggannya dengan durasi pengerjaan project yang cukup panjang, 1 bulan, 2 bulan atau bahkan 3-5 bulan, perlukah kita memberikan update perkembangan pekerjaan kepada pelanggan?

Dalam dunia jasa pengembangan perangkat lunak atau sofware yang terintegrasi dengan system yang lain (integrasi system), otomasi industri, termasuk sistem pengujian dan pengukuran (test & measurement), dengan durasi pengerjaan project yang cukup lama, TUGUSS berprinsip bahwa memberitahukan perkembangan pekerjaan, tentu sangat membahagiakan pelanggan.

Apalagi bila prosesnya memerlukan sinergi beberapa kegiatan seperti:

  • sistem mekanikal: dari proses desain, proses fabrikasi dan proses assembli
  • sistem elektrikal: dari proses desain, proses pengkabelan dan proses debug IO
  • sistem pemrograman: dari proses desain, pemrograman, dan proses instalasi serta pengujian

Update informasi ke pelanggan secara teratur baik mingguan, 2 mingguan atau bulanan akan memberitahu kemajuan dari project mereka, termasuk kesesuaian dengan spesifikasi desain, potensi masalah yang dihadapi maupun perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan.

Contoh ini adalah gambar proses fabrikasi dan asembli mekanikal sebuah project.

Contoh ini adalah gambar proses asembli panel dan pengujian software:

Maka, menyiapkan jadwal / timeline pengerjaan project, dan memberikan update perkembangan  kemajuan project secara rutin, baik melalui media email / grup Whatsapp, maupun melalui email, telah menjadi standar di TUGUSS agar terjalin komunikasi yang baik dengan vendor dan menjaga deliveri project memenuhi target waktu yang telah ditetapkan.

Karena, salah satu parameter kepuasan pelanggan adalah DELIVERI yang TEPAT WAKTU, yang juga menjadi salah satu KOENTJI bagi datangnya repeat order dari customer.